NiKMaT yg BaKaL HiLanG

Allah SWT berfirman, ''Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.'' (QS An Nahl : 18)

Assalamu'alaikum..

Sejak akhir-akhir ini, kesihatan terganggu. Mungkin kesan dari gaya hidup dan pemakanan yang tidak sihat..Allah Maha Mengetahui. Dalam doa meminta dikekalkan nikmat kesihatan, air mata menitis kerana terlalu banyak nikmat yang telah Allah kurniakan selama hidup ini. Ujian ini mengingatkan ana untuk mensyukuri nikmat-nikmat yang telah dikurniakan Allah. Alhamdulillah..

"Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah supaya kamu beruntung."
(Al-A'raf 7:69)

Manusia bersifat lalai dan lupa jika tidak sering mengingati mati dan urusan akhirat yang dikhabarkanNya.

Ketahuilah, sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup.” (QS. Al Alaq: 6-7)

Jika kita tidak pernah merasa cukup dengan nikmat dunia, kenapakah kita lalai dalam meraih nikmat akhirat? Sedangkan akhirat merupakan destinasi kembali yang nyata..

"Bahkan kamu utamakan kehidupan dunia, padahal kehidupan akhirat lebih baik dan lebih kekal." (Al A'la: 16-17)

Nikmat yang tidak disyukuri itu akan semakin mencegah manusia untuk mencintai Allah swt. Bagaimana kita mengaku mencintai Allah swt sedangkan kita tidak beryukur pada-Nya? Al Quran sentiasa mengingatkan dan menekankan kita untuk membuka hati dan fikiran agar sentiasa menyedari nikmat-nikmat Allah serta mensyukurinya.

“Fabiai'i ala irobbikuma tukazziban.”
Maka nikmat Allah yang manakah yang kamu dustakan?

Ayat yang sering membuatkan ana menangis lagi dan lagi.
Benar ya Allah, Segala nikmat Mu terlalu banyak untuk kami hitungkan apatah lagi untuk menafikan. Ya Allah, zahirkanlah rasa syukur pada nikmat Mu dalam kehidupan kami, agar dapat kami menjadi hamba Mu yang beringat...

Allahu ya Allah..
Astaghfirullah, Innahu kana Ghaffaran..


“Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu.”
(QS. Ibrahim: 7)

Share/Bookmark

0 comments:



Dimanakah lagi 'kegelapan' pada jiwa yg mengenal Allah dan Rasul-Nya.
Powered by Blogger.