MoNoLoG SePi



Hijab perasaanku
pada tutur manis
mengukir senyuman
membias usikan.

Yang terzahir itu cukup
sekadar selimuti batinku
yang basah
dengan tangisan semalam.

Ingin dan mahu sekali
kamu dampingiku
tenangkan resah
berbicara asyik

namun,biarkan
malam ini sepi
aku seorang diri
merungkai hati

lama sudah
aku berteman
berhibur,
dan bergantung

monolog sepiku
aku inginkan Allah
aku dambakan Allah
aku rindukan Allah

tangisan semalam..
aku dan Tuhan ku
Share/Bookmark

0 comments:



Dimanakah lagi 'kegelapan' pada jiwa yg mengenal Allah dan Rasul-Nya.
Powered by Blogger.